Zerotv.id – Aceh Timur – Warga enam desa di Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, butuh jembatan penyebrangan.
Selama ini warga menggunakan getek, sebagai alat penyebrangan untuk menuju pusat kecamatan, dan sebaliknya.

Getek ini pun hanya dapat digunakan dalam kondisi air sungai normal, bila arus sungai deras warga tidak dapat menyeberang.

Penjabat kepala Desa Pante Kera, Edi Azhar, meminta Pemerintah membangun jembatan permanen, permintaan disampaikan saat menerima kunjungan kerja anggota dprk Aceh Timur, Yahya Bky, Jumat 25 oktober 2019.

Menurut Edi, jalur penyeberangan tersebut menghubungkan enam desa, masing-masing desa Pente Kera, desa rantau panjang, desa milidi,desa tampur, Desa Tampur Bor dan Desa H-t-i.

Menurut Edi, getek tersebut tidak dapat digunakan secara maksimal, selain daya angkut terbatas , juga sangat tergantung dengan kondisi air sungai. (Isa)