Zerotv.id РAceh Tenggara РPerjalanan wisata atau farm trip  bagi para pelaku wisata lokal maupun Manca Negara, berhasil menjelajah kabupaten Gayo Luwes dan Aceh Tenggara, demi memperkenalkan sejumlah objek wisata yang ada di Aceh. Mereka juga berhasil lakukan uji adrenalin dengan arung jeram di sungas Alas yang dikenal ganas.

Farm trip bagi pelaku wisata

Sejumlah pelaku wisata yang diikutkan dalam perjalan wisata ini terdiri dari travel agent, pelancong, endorse wisata dan para jurnalis.

Famtrip ini merupakan Program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, dalam rangka mendorong peningkatan kunjungan wisata, baik lokal maupun manca negara.

Lokasi pertama yang dikujungi adalah objek wisata alam keudah Gayo Lues, yang berada di kaki Gunung Leuser. Di tempat ini anda disuguhkan dengan pemandangan alam leuser yang sangat memikat.

Wisata alam di kaki gunung leuser

Lokasi ini biasanya banyak dikunjungi oleh pendaki gunung baik yang berasal dari lokal maupun manca negara. Selain sebagai pintu gerbang untuk mendaki ke puncak Leuser, tempat ini juga sering di kunjungi wisatawan, untuk menikmati panorama alam hutan hujan dan berbagai jenis tumbuhan yang banyak terdapat di Kedah.

Di Kabupaten Gayo Luwes, para peserta farm trip juga di suguhkan dengan penampilan tarian khas Asal Gayo Lues yaitu tari Saman. Tari ini disuguhkan sebagi bentuk penghormatan bagi para tamu atau wisatawan yang datang ke Gayo Lues.

Menjajal derasnya arus sungai alas.

Lokasi lain yang dikunjungi dalam farm trip ini adalah lokasi arung jeram yang ada di Kecamatan ketambe Aceh Tenggara. Lokasi arung jeram di sungai alas ini sudah sangat terkenal bagi pecinta olahraga arus deras, karena memiliki tingkat kesulitan yang cukup menantang.

Wisata ekstrem arung jeram di sungai alas dikenal hingga ke mancanegara, bahkan sering dijadikan sebagai lokasi event-event arung jeram internasional. Namun tak perlu khawatir jika anda ingin menikmati jeram yang ada di sungai alas. Anda akan didampingi oleh para profesional untuk mengarungi derasnya sungai Alas.

Seperti yang diutarakan Icha rahmadani,  treveler, para peserta farm trip mengaku rute yang dilalui sangat menantang dan ingin kembali untuk menjelajahi derasnya sungai alas.

Sementara, Romi syahbuddin putra, pemandu wisata, para pemandu wisata yang ada di Ketambe mengatakan ada sejumlah paket wisata yang ditawarkan bagi para wisatawan yang ingin berkunjung dan menikmati wisata Alam Ketambe.

Perjalan wisata ini bertujuan mendorongnya meningkatnya kunjungan wisata baik lokal dan mancanegara serta membentuk jaringan antar elemen-elemen pelaku wisata, sebagai penunjang pengelolaan dan promosi wisata untuk lebih maju dan berkembang.

Para peserta diharapkan mampu mempromosikan objek wisata yang dikunjungi melalui media sosial mereka, untuk mengekplore potensi wisata yang dikunjungi. (M.Noer)