Zerotv.id – Aceh Besar– “Nama mu akan ku ukir  dihati ku”,  lirik lagu dalam hymne guru itu pantas disematkan pada mereka Pahlawaan Tanpa Jasa.

Dalam peringatan  Hari Guru Nasional ke 74 dan hut  Persatuan Guru Republik Indonesia ( pgri ) ke 74 yang dipusatkan  dilapangan sepak bola Lubuk Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Senin (25/11). Diperingati dengan Pengibaran Bendera Merah Putih.

Upacara yang dihadiri 5.000 guru dari seluruh lembaga pendidikan di kabupaten Aceh. Besar, Bupati Aceh Besar, mawardi ali yang bertindak  sebagai inspektur upacara, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pemetaan sarana dan prasarana sekolah, juga pemerataan guru di seluruh pelosok aceh besar.

Bupati aceh besar ir. Mawardi Ali mengatakan, Aceh Besar sedang meningkatkan kualitas guru, selain memberikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi, juga melakukan pembinaan-pembinaan

Hal senada juga disampakain ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, S.pd, untuk meningkatkan kualitas pendidik dan peserta didik  dengan anggaran 25 % lebih yang sudah di sahkan di sektor pendidikan guru diharapkan para guru dapat berinovasi.

Al Munzir, S.pd,.M.si, Ketua Pgri Aceh Besar, mengharapkan bantuan Pemerintah dari segala aspek untuk peningkatan mutu, pengembangan sdm dan jaminan perlindungan hukum agar guru berani untuk berinovasi.

Sementara itu pada peringatan hari guru Nasional ke 74, sejumlah harapan dan keluhanpun dilontarakan dari mereka para tenaga pengajar. seperti yang diutarakan Muktar, salah seorang guru, meningkatkan mutu pendidikan dengan memperhatikan kesejahteran para guru.

Menanggapai kesejahteran para tenaga pengajar dan juga nasib mereka para guru honor,  kepala dinas pendidikan Aceh Besar, Dr. Silahuddin, M,Ag , mengharapkan Pemerintah lebih memperhatikan guru- guru honorer yang sudah mengabdi sangat lama.

“Engkau sebagai pelita dalam kegelapan“, lirik penutup dalam hymne guru tersebut, menentukan masa depan di negeri ini. (Fr,Ys)