Zerotv.id – Banda Aceh – Panitia pengawas pemilihan (Panwaslih) atau Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Provinsi Aceh menggelar pameran yang diberi nama “Expo Bawaslu Aceh”. Kegiatan yang berlangsung di lapangan tugu Darussalam, Banda Aceh, dimaksudkan  sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik terhadap tugas dan tanggungjawab mereka dalam Pengawasan Pemilihan Umum.

“Expo ini melibatkan seluruh Panwaslih dari 23 kabupaten/kota di Aceh dan mempublikasikan pengawasan, pencegahan, dan penindakan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.  Seperti pelanggaran administrasi, pidana pemilu, penyelesaian sengketa, sampai mahkamah konstitusi.

Sumber daya manusia dan organisasi (sdmo) permanen, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa sebagai Pengawas Adhoc maupun pengawas di tingkat kabupaten/kota  permanen juga ditampilkan dalam expo yang berlangsung 8 – 10 Desember 2019.

Ketua Panwaslih Aceh, Faizah, mengatakan kegiatan ini sebagai sarana sosialisasi lembaga panwaslih dan  pengawasan pemilu tahun 2019. Seperti gerakan ikrar bersama seluruh satuan kerja pemerintah aceh (Skpa) dalam kegiatan aku siap netral (Asn).

Sementara Itu, Mochammad Afifuddin S.Th.I,  M.Si Bawaslu RI, Melalui kegiatan ini kita ingin menunjukkan pencapaian telah kita lakukan selama kurun waktu 1,5 tahun ini. kemudian ini juga menjadi ajang memberikan informasi dan edukasi kepada publik tentang pemilu.

Panwaslih juga melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi, media, dan unsur masyarakat untuk meningkatkan Pengawasan Partisipatif, termasuk dengan kelompok rentan seperti komunitas Difabel.

Selain pameran dalam bentuk dokumentasi, Panitia juga mengadakan seminar Nasional dan  Expo ini dimeriahkan dengan apresiasi, pertunjukan seni dari beberapa Panwaslih kabupaten/kota. turut dimeriahkan oleh seniman lokal seperti Joel Pasee, Orang Hutan Squad, Apache 13, dan Fadhil Mjf.

Panwaslih Aceh juga mendapat penghargaan dari Bawaslu RI, peringkat tiga  inovasi pencegahan terbaik ajang Bawaslu Award 2019 dan peringkat tiga penyelesaian sengketa terbaik. Sementara Kabupaten Simeulue dan Kabupaten Nagan Raya, masing-masing juara i kategori penyelesaian sengketa terbaik dan juara i mediator terbaik. Sedangkan Kota Banda Aceh yang meraih tiga terbaik tata kelola Sdm dan Organisasi.

Panwaslih Aceh juga  mendapatkan Anugerah keterbukaan informasi publik menempati urutan 6 dari 10 Bawaslu yang masuk nominasi dari total 34 Provinsi di Indonesia. ( Pen)