Zerotv.id – Aceh Besar – Wacana perluasan wilayah Kota Banda Aceh yang disampaikan oleh Walikota Banda Aceh Aminullah Usman kepada Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam rapat kerja Bupati/ Walikota Se-Aaceh Sepekan lalu terus menjadi perbincangan hangat dikalangan tokoh masyarakat hingga masyarakat umum di Kabupaten Aceh Besar.

Akibatnya ,hingga menyerempet pada proyek perlebaran jembatan di Bundaran Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Proyek perlebaran tanpa plan nama itu menjadi perbincangan hangat  di kawasan tersebut

Proyek yang menggunakan anggaran APBN-perubahan Tahun 2019 itu memakai road barriers fiber (marka jalan fiber) milik Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh.

Sejumlah pertanyaan oleh masyarakat Aceh besar yang melintas di kawasan jalan tersebut, bagaimana bisa pekerjaan yang berada di wilayah Kabupaten Aceh Besar tapi menggunakan marka jalan milik dinas perhubungan Kota Banda Aceh.

Hal itu membuat masyarakat menggaitkan dengan isu yang tengah berkembang saat ini tentang perluasan Kota Banda Aceh.

Persepsi atau dugaan masyarakat di wilayah tersebut terus bergentayangan, seakan akan wilayah Lambaro sudah di  cavling oleh Pemerintah Kota Banda Aceh

Hardiansyah, Project Menager , pekerjaan pelebaran jembatan tersebut mengatakan tidak ada hubungannya pekerjaan ini dengan Dishub Kota Banda Aceh. Dan dia berharap pekerjaan pelebaran jembatan ini tidak perlu dikaitkan dengan isu perluasan wilayah Kota Banda Aceh,

Sementara itu, Irwansyah, tokoh Pemuda Aceh Besar mengatakan, masih banyak lahan tidur di Banda Aceh yang bisa dibangun dan jangan menjadikan Aceh Besar seperti Betawi di Jakarta.

Irwansyah, juga berharap kepada Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, untuk menghentikan wacana perluasaan wilayah Kota Banda Aceh ini.

Hal senada juga disampaikan oleh bupati aceh besar Ir. Mawardi Ali, stop isu – isu tentang perluasan ini, wilayah aceh besar final dan harga mati, tegasnya”. ( Redaksi )