Zerotv.id – Banda Aceh – Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Bangsa, Forum Bersama (Forbes) DPR dan DPD RI asal Aceh bersama UIN Ar-Raniry mengelar seminar nasional yang mengangkat tema Aceh pusat peradaban Islam terawal di Asia Tenggara.

Seminar yang berlangsung di Aula lantai 3 gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh diisi tiga pembicara masing-masing Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra, Arkeolog independen dan peneliti situs-situs sejarah di Sumatera E.Edwards McKinnon dan Guru Besar UIN Ar-Raniry Misri A.Muchlisin.

Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra menyebutkan, Aceh sebagai pusat peradaban Islam tertua di Asia Tenggara yang dapat dibuktikan secara akademis.

Menurutnya, banyak bukti sejarah dapat dibuktikan seperti adanya kesultanan Aceh, naskah kono, benda-benda peninggalan sejarah dan lahirnya ulama-ulama besar dari Aceh.

Senada dengan Azyumardi Azra, arkeolog independen dan peneliti situs-situs sejarah di Sumatera E.Edwards McKinnon menyebutkan, Fansur dan Lamuri merupakan sebagai kota tua Islam yang berada di kawasan Aceh Besar yang telah hilang.

Menurutnya, Negeri Fansur merupakan suatu pelabuhan purba yang menonjol dan termasyur. Namanya muncul dalam teks kuno Cina, Arab, Melayu, India, Armenia, Portugis dan Belanda. Namun, pada abad ke-14 nama Negeri Fansur menghilang karena gempa dan tsunami.

Seminar dalam rangkaian kegiatan Kenduri Kebangsaan di Kabupaten Bireuen pada 22 Februari mendatang, untuk membangun kembali semangat keacehan, keislaman, dan keindonesiaan. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai pemersatu seluruh elemen masyarakat Aceh.  Kenduri Kebangsaan juga akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah menteri kabinetnya. [Fer]