Zero.tv – Banda – Tim Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh, menangkap empat tersangka komplotan penipuan batu merah delima.

“Empat tersangka yakni berinisial AA, FD, BH, dan AM, telah berhasil melakukan penipuan terhadap para korbannya mencapai Rp 82,8 juta. Para korban penipuan ini umumnya warga berusia antara 54 hingga 66 tahun.

Penangkapan komplotan penipuan batu delima tersebut berawal dari laporan para korban yang mengaku tertipu antara Rp10 juta hingga Rp 60 juta.

Kapolresta menyebutkan dugaan penipuan yang dilakukan komplotan tersebut berawal dari seorang pelaku menemui korban menanyakan alamat seseorang dengan dalih menawarkan batu delima.

Didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP M Taufiq, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan para tersangka ditangkap disebuah penginapan di kawasan Ajun, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

“Pelaku menawarkan batu delima kepada korban dan meyakinkan korban kasiat batu delima tersebut. Tidak lama berselang, datang tersangka lain. Mereka mengaku tidak seling mengenal,” kata Kombes Pol Trisno Riyanto.

Tersangka juga berupaya meyakinkan korban mencari pembeli. Apabila ada yang membeli batu delima, korban akan mendapatkan keuntungan.

Setelah merasa yakin, korban memberikan sejumlah uang yang diminta tersangka. Kemudian, pelaku membawa korban ke sebuah masjid beribadah untuk mengaktifkan khasiat batu delima tersebut.

“Setelah beribadah, korban melihat mobil tersangka tidak ada lagi. Merasa tertipu, korban melapor kejadian tersebut ke Polresta Banda Aceh,” kata Kombes Pol Trisno Riyanto.

Dari tangan para tersangka, polisi turut mengamankan 14 kendi kecil warna keemasan, enam batu mainan menyerupai batu delima merah, dua kaca mata, dua penutup kepala, kartu identitas pelaku, serta satu mayam emas.

“Kini, tersangka dan barang bukti diamankan di Polresta Banda Aceh. Para tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara,” kata Kombes Pol Trisno Riyanto. [Fer]