Zerotv.id – Banda Aceh – Warga Lambung Kecamatan Meuraxa dan Lampaseh Kota mulai melakukan lockdown lokal menyusul ditemukannya dua warga Desa Lampaseh positif covid 19. Melawan wabah corona, sejumlah fasilitas umum juga ditutup salatuhnya, pasar Aceh, Pusat Pasar di Kota Banda Aceh, ditutup sejak jumat (27/3).

Sejumlah intruksi lain diantaranya masyarakat diminta menunda kegiatan syukuran, pesta pernikahan dan acara keramaian lainnya juga meminta agar tempat usaha, seperti cafe, warung tidak membuat acara yang mengundang keramaian.

Warga Lambung Kecamatan Meuraxa dan Lampaseh Kota mulai melakukan lockdown local, untuk membatasi warga pendatang memasuki wilayah di gampong tersebut. Warga juga mendirikan tenda dan posko di pintu gerbang. Setiap pendatang yang bukan warga gampong tidak diijinkan masuk untuk sementara waktu. Terutama sekali tamu dari zona atau wilayah kasus sebaran covid 19.

Seperti yang diutarakan Yasir, Keuchik Lambung, lockdown lokal yang dilaksanakan oleh warga merupakan hasil kesepakatan bersama untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. “Atas ditemukannya dua warga di Lampaseh positif virus corona, warga mulai was-was dan mengambil sikap akan menutup kampung untuk sementara waktu,” katanya, Sabtu (28/3).

saat ini ada tiga orang masuk katagori Orang Dalam Pemantauan (ODO) covid 19.  Mereka warga setempat yang baru pulang dari daerah pendemi virus corona. “Ada tiga warga yang baru pulang dari Jatim dan Jawa Barat, mereka sedang melakukan

isolasi mandiri di rumah selama 14 hariIni kami lakukan agar mereka tidak membawa virus,” ucapnya. Ia menyebutkan warga juga dilarang berinteraksi dan beraktivitas di luar gampong jika tidak ada keperluam atau kepentingan mendesak, guna memutus rantai penyebaran covid 19,” ungkapnya.

Tidak hanya di gampong Lambung, sebagian masyarakat di Gampong Lampaseh Kota juga melakukan lockdown lokal membatasi warga pendatang. Mereka juga memasang portal di pintu masuk diwilayahnya. [Fer]