Zerotv.id – Banda Aceh – Pandemi covid-19 yang mengharuskan penerapan pembatasan sosial serta jaga jarak tidak membuat bawaslu RI berhenti melakukan upaya  pendidikan pemilih dan pencegahan pelanggaran pada pemilu dan pilkada mendatang.

Namun mengingat ditengah pandemi covid19 , bawaslu akan menggelar sekolah kader pengawasan partisipatif (skpp) secara daring. Sekolah kader pengawasan partisipatif  (skpp) dirancang sebagai bagian kegiatan banwaslu untuk meningkatkan partisipatif masyarakat didalam mengawal demokrasi Indonesia, khususnya di Aceh.

Program ini dilaksanakan pada pertengahan April 2020, diisi dengan pengetahuan terkait seluk beluk pemilu dan pemilihan, tidak hanya pada masa pandemi covid-19. Bawaslu merencanakan, skpp daring menjadi program yang terlaksana secara berkesinambungan. Dalam jangka panjang, semangat pengawasan partisipatif menjadi semangat yang dimiliki seluruh masyarakat.

Peserta skpp daring nantinya akan menjadi perpanjang tangan banwaslu dalam menggerakkan masyarakat untuk melakukan pengawasan partisipatif.

Skpp ini diikuti secara bertahap :

Tahap 1 pembelajaran audio visual dengan berjumlah 693 orang

Tahap 2 diskusi daring dengan jumlah 537 peserta

Serta tahap 3 merupakan ujian daring

Meski dilakukan secara daring, komunikasi program ini tidak hanya satu arah yaitu dari bawaslu kepada peserta. Skpp daring juga membuka ruang diskusi yang memungkinkan masyarakat menggali lebih dalam pengetahuan mengenai pemilu, pilkada dan pengawasannya.bahkan, di akhir masa pembelajaran, peserta akan menjalani evaluasi yang juga dilakukan secara daring. [Red-Bin]