Zerotv.id – Nagan Raya – Panwaslih Kabupaten Nagan Raya melaksanakan kegiatan sosialisasi peraturan Bawaslu No 2 tahun 2020 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Pilkada dan Simulasi Aplikasi SIPS, selasa 13/10/2020.

Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Aula Sekretariat Panwaslih Kabupaten Nagan Raya yang diikuti para pimpinan, korsek dan seluruh staf yang ada dijajaran Panwaslih Nagan Raya.

Ada dua sesi kegiatan, sesi pertama penyampaian materi oleh pimpinan Panwaslih Nagan Raya, dan sesi kedua dilanjutkan simulasi secara langsung mengenai tata cara pengajuan sengketa secara online melalui aplikasi sistem informasi penyelesaian sengketa (SIPS).

Said Syahrul Rahmad, SH.,MH. selaku Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan SDM dijajaran Panwaslih Nagan Raya, baik pengetahuan tentang regulasi maupun pengetahuan teknis aplikasi SIPS.

Dalam materinya Said Syahrul, mengatakan munculnya sengketa pemilihan disebabkan oleh keluarnya keputusan KPU/KIP baik ditingkat provinsi maupun kab/kota yang menyebabkan hak peserta pemilihan dirugikan secara langsung.

Kemudian, adanya tindakan peserta pemilihan yang menyebabkan hak peserta lain dirugikan juga sebagai objek sengketa, yaitu khusus sengketa pemilihan antar peserta.

Terhadap sengketa pemilihan ini ada dua mekanisme proses pengajuan permohonan sengketa. Pertama dilakukan secara langsung dengan cara mendaftarkan ke loket penerimaan, kedua pendaftaran secara tidak langsung melalui aplikasi SIPS.

Aplikasi SIPS ini merupakan program Bawaslu untuk meningkatkan pelayanan. SIPS sangat relevan pada Era digital dan penyebaran covid-19 ini, karena bisa memudahkan pemohon dan meminimalkan kerumuhan.[Red-Bin]