Zerotv.id – Aceh Besar – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Besar pada tahun 2020 ini mencanangkan bakti sosial dengan program bedah rumah di pertengahan tahun, namun harus tertunda dikarenakan pandemi covid-19 yang terjadi di tahun ini. Sehingga bakti sosial ini dapat direalisasikan di akhir tahun.

KNPI mengadakan bakti sosial program bedah rumah, sejumlah 5 unit rumah yang tidak layak huni dilaksanakan di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Ingin Jaya (1 unit rumah), Kecamatan Simpang  Tiga (2 unit rumah) dan Kecamatan Kuta Malaka (2 unit rumah).

KNPI memilih program bedah rumah ini atas rasa kepedulian sosial dengan melihat masih banyak di gampong-gampong di wilayah Aceh Besar rumah-rumah yang tidak layak huni.

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengapresiasi pemuda KNPI Aceh Besar yang sudah secara bersama-sama melaksanakan bakti sosial, khususnya untuk bedah rumah. Dan  sangat bangga terhadap pemuda-pemuda yang telah melaksanakan dan berusaha untuk mencari sumber-sumber pendanaan kegiatan tersebut. Program bedah rumah ini dilaksanakan secara gotong royong dan  bahu-membahu bersama dengan masyarakat dan juga kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya, pemerintah kabupaten Aceh Besar memberikan dukungan sepenuhnya atas kegiatan tersebut.

Mawardi Ali juga mengatakan – Dengan adanya kegiatan ini pemerintah Aceh Besar berharap kita bersama-sama dapat membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Aceh Besar untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan dapat menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga akan mengajak bersama-sama dengan pihak perusahaan sebagai tanggung jawab sosial  Corporate Social Responsibility (CSR) yang ada di wilayah Aceh Besar untuk membantu program rehab rumah tersebut.

Kebutuhan anggaran bedah rumah dalam bakti sosial ini diperkirakan satu unit rumah sebesar Rp.15.000.000- Rp.25.000.000 juta, tergantung bagaimana kerusakan rumah tersebut.

Ketua KNPI Kabupaten Aceh Besar Rahmat Aulia mengatakan – Dalam kegiatan sosial seperti ini kami sangat berharap ada donatur yang mensupport kegiatan ini seperti dari perusahaan ataupun pihak ketiga yang tidak terikat untuk mengumpulkan dana dan akan terus mengkeroyok secara bersama-sama terhadap kegiatan bedah rumah.

Salah seorang penerima bantuan, Sarjan mengatakan – Kondisi rumah sebelum direhab rusak berat dan tidak layak huni dan kami selaku penerima bantuan sangat berterima kasih kepada KNPI Kabupaten Aceh Besar karena telah membantu warga dan agar kedepannya semakin sukses.[Red-Bin]