Zerotv.id – Aceh Besar – Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali membuka secara resmi acara silaturrahmi dan temu ramah di Lhoknga Aceh Besar Senin 8 Februari 2021.

Silaturrahmi dan temu ramah ini diselenggarakan oleh DPRK Aceh Besar bersama DPRA Dapil 1 serta Pemerintah Aceh Besar.

Pertemuan yang baru pertama kali dilakukan ini adalah bentuk kepedulian DPRK Aceh Besar. Pertemuan ini akan dilakukan 3 bulan sekali sesuai kesepakatan DPRK dengan Anggota DPRA.

Iskandar Ali menyampaikan bahwa pertemuan hari ini adalah bentuk sinergitas DPRK Aceh Besar. Postur APBK Aceh Besar ini defisit hampir 99 miliar dan ini sangat besar, sehingga DPRK Aceh Besar bersama dengan DPRA bersepakat untuk mengambil beberapa hal yang menjadi prioritas, melalui bantuan keuangan.

Beliau menegaskan bahwa akan membuat pertemuan dengan DPR- RI dapil 1, karena ini juga bagian dari tanggung jawab DPR- RI dapil 1 secara tidak langsung.

Pertemuan kali ini yang turut dihadiri oleh Pemerintah Aceh Besar beserta tim dan hampir semua OPD (organisisai perangkat daerah) dipastikan hadir dalam rangka kegiatan silaturrahmi dan singkronisasi pembangunan Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengapresiasi kegiatan ini untuk pembangunan yang ada di Aceh Besar. Seperti yang kita ketahui bahwa Aceh Besar dengan luas wilayahnya dan jumlah penduduknya tentu sangat membutuhkan  kerjasama dari berbagai level yang ada dengan skema Anggaran APBA dan APBN.

Mawardi Ali berharap bahwa pertemuan serupa dapat dilakukan secara rutin agar bisa berkoordinasi tentang pembagunan dari berbagai aspek, bukan hanya bebicara pembangunan yang bersifat fisik anggaran tetapi juga berbicara tentang regulasi.

Anggota DPRA Dapil 1 Ustad Irawan Abdullah juga menyambut baik pertemuan ini, karena pertemuan ini merupakan silaturrahmi yang sudah ditunggu lama.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh Besar Dan DPRK Aceh Besar yang telah mengundang dalam pertemuan ini, sehingga kita berusaha membangun Aceh Besar kedepannya agar bisa berlaku secara sinergis.

Ustad Irawan Abdullah juga berharap karena ini pertemuan awal, tetapi realisasi yang direncanakan bisa terwujud, sehingga pembangunan Aceh Besar benar-benar terfokus untuk masa-masa yang akan datang.[Red-Bin]